Saturday, July 12, 2008

10 Kesalahpahaman Tentang Sukses

Kesalahpahaman 1--
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman 2--
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan. Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3--
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya Anda bekerja. Tetapi bagaimana Anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4--
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain Andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5--
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan Anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6--
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman 7--
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan Anda.

Kesalahpahaman 8--
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, Anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang Anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya Anda sendiri yang mengetahuinya, Anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9--
Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar Anda bisa meraih tujuan dan goal Anda. Katakan bahwa Anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan, "Atas hal apa?"

Kesalahpahaman 10--
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, Anda mungkin sukses, tapi Anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana Anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah Anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

(diadaptasi dari "The Top 10 Misconceptions About Success", Jim M. Allen. CoachJim.com)

Wednesday, July 02, 2008

Filosofi China

Disarikan dari "Tekad Sayang" -> Harian Jawa Pos

Ada tiga jenis manusia dilihat dari hasil kerjanya:

1. Orang yang menyelesaikan sesuatu dengan benar.

2. Orang yang menyelesaikan sesuatu dengan baik.

3. Orang yang menyelesaikan sesuatu dengan sempurna.

contoh:

Ada tiga orang bertamu ke rumah Fulan. Ketiganya diberi makan masing-masing sepiring nasi beserta lauk-pauknya.

Tamu pertama memakan nasi sampai habis lalu pergi begitu saja. Tamu ini telah mengerjakan sesuatu dengan benar yaitu memakan nasi sampai habis.

Tamu kedua memakan nasi sampai habis, dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Fulan. Tamu ini telah mengerjakan sesuatu dengan baik karena disamping memakan nasi sampai habis juga mengucapkan terima kasih.

Tamu ketiga memakan nasi sampai habis, lalu bersama-sama tuan rumah ikut membersihkan tempat makan. Tidak lupa setelah semuanya beres, tamu ketiga ini juga mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah. Tamu ini telah mengerjakan sesuatu dengan sempurna.

Blue Ocean Strategy (Strategi Laut Biru)

Malam ini (15 November 2005), saya baru saja melihat acara "Special Dialogue" di salah satu TV swasta Indonesia yang membahas "Blue Ocean Strategy". Saya sangat penasaran dengan materi ini karena di salah satu milis yang saya ikuti, konsep BOS ini sering disebut tanpa ada penjelasan yang memuaskan hingga akhirnya ada salah satu anggota milis yang memberitahukan bahwa pada hari dan jam sekian akan ada acara TV yang membahas materi BOS ini.

Setelah menunggu hampir setengah jam [ternyata jam yang diinformasikan kurang tepat] akhirnya acara pun dimulai. Acara dipandu oleh Desi Anwar [eks presenter dari TV swasta lain] dan dinarasumberi secara langsung oleh penggagasnya sendiri yaitu Prof. W. Chan Kim.

Dari hasil menonton acara tersebut, kira-kira ada beberapa poin yang saya dapat [CMIIW] tentang BOS [Blue Ocean Strategy] ini. Di antaranya adalah:

1. BOS adalah suatu strategi penciptaan pasar baru di tengah persaingan. Persaingan oleh Prof. Kim diistilahkan sebagai Red Ocean Strategy [ROS]. Bersaing adalah untuk mengalahkan lawan / menumpahkan darah; Darah itu merah sehingga strategi persaingan diistilahkan sebagai Red Ocean Strategy.

2. Jika ingin menang dalam persaingan, tinggalkanlah persaingan itu dan ciptakanlah sesuatu yang baru. (leave the red ocean and swim the blue ocean. red). Jika kita sudah memasuki area Blue Ocean, maka kita tidak memiliki lawan. Blue Ocean diidentikkan sebagai sesuatu yang damai tanpa permusuhan.

3. Blue Ocean tidak selamanya aman karena sewaktu-waktu ia bisa berubah menjadi Red Ocean sehingga dalam konsep BOS harus selalu belajar untuk membuat inovasi-inovasi baru.

4. Dalam hal penerapan BOS, ternyata sudah banyak perusahaan yang memakainya. Hanya saja, belum ada rumusan baku yang bisa mewakili konsep-konsep yang dipakai perusahaan-perusahaan tadi. Prof. Kim mengambil contoh Starbucks dengan konsep Coffee Shop-nya, IBM dengan PC-nya, dan Apple dengan iPod-nya.

Karena keterbatasan saya, sepertinya masih ada beberapa yang tertinggal. Jika ada di antara para pembaca yang ingin menambahi atau mengoreksi, akan saya terima dengan senang hati. Marilah kita bersama-sama belajar untuk menambah wawasan yang sekiranya diperlukan untuk masa depan kita.

Acara ditutup dengan menghadirkan narasumber dari ... [saya lupa, yang jelas beliau inilah yang telah berjasa dengan menghadirkan Prof. Kim ke Indonesia]. Yang saya ingat hanyalah sewaktu beliau membicarakan tentang salah satu produk air minum dalam kemasan dengan merk dagang "AQUA" yang pernah menerapkan konsep BOS ini dan sampai sekarang (?) masih menjadi market leader produk air minum dalam kemasan.

Demikian sekelumit tentang BOS hasil pengamatan saya. Seandainya ada yang tidak sesuai dengan konsep BOS itu sendiri, saya mohon dikoreksi karena saya termasuk pemula dalam hal-hal ekonomi seperti ini.

________________________________________________________

catatan:

~ BOS [Blue Ocean Strategy] diterjemahkan secara bebas ke dalam Bah. Indonesia sebagai "Strategi Laut Biru" [SLB].

~ Mohon maaf atas ragam bahasanya yang 'resmi' dan kurang "membumi" ^_^

~ Bebas di-copy tanpa izin asal mencantumkan nama saya hehehe... nggak ding b'canda :D~ silakan di-copy kalo sekiranya bermanfaat. :)

~ Kalo ada koreksi, langsung aja "post a comment". Akan saya cantumkan nama Anda sebagai kredit.

Guru

Guru.............. ???

Apa sih filosofi dari sederetan huruf yang telah dirangkai sehingga menghasilkan kata yang berjuluk "guru"???

Sebelum mengartikan kata di atas, wa ingin mengutip kata-2 KK kelas [kebetulan waktu itu beliaunya emang udah menjadi 'guru' di salah satu olah seni pernafasan] wa waktu pertama kali wa menginjakkan kaki di Semarang nan panas bahwa "seorang guru tidak harus dinobatkan"... wa nggak tau itu kata-2 dikutip dari siapa, tapi yang jelas wa baru dengar pertama kali dari dia.

Intinya adalah bahwa setiap orang bisa menjadi guru - siapa pun itu - tanpa memandang predikat duniawi apapun. Seorang peminta-2 di pinggir jalan pun bisa menjadi guru kita seandainya kita telah memetik nilai-2 positif yang ada pada dia.

"Lihatlah apa yang dibicarakan dan jangan lihat siapa yang membicarakan." [Al-Hadis]

"Biarpun keluar dari dubur ayam, kalau itu berupa telur silakan diambil." [pepatah nusantara]

Oh My God... Why???

Dear friends....

Kadang kita bertanya dlm hati & menyalahkan Tuhan? Apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami kejadian buruk ini semua ?? Atau kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ??

Here is a wonderful explanation...

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja mom, I love your cake."
"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks?" ujar anaknya.
"Bagaimana dgn telur mentah ??"
"You are kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda ??"
"Mom, semua itu menjijikkan."

Lalu Ibunya menjawab ..

ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan? Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya.

Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada disetiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.

Please share to your lovely friends.....

Kisah Kegagalan Bertubi-Tubi

1831 - ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya.
1832 - ia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal.
1833 - ia kembali menderita kebangkrutan.
1835 - istrinya meninggal dunia.
1836 - ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa.
1837 - ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato.

1840 - ia gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika Serikat.

1842 - ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres Amerika Serikat.
1848 - ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat.

1855 - ia gagal lagi di senat Amerika Serikat.
1856 - ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden Amerika Serikat.
1858 - ia kalah lagi di senat Amerika Serikat.

1860 - ia menjadi presiden Amerika Serikat.

kita mengenalnya sebagai Abraham Lincoln.

Asal Mula Nama "Mr. Nobody"

sebelumnya mohon maaph, bahasana campur aduk :( biar kelihatan lebih gaulz gitu loh :P~

***************************************

Suatu ketika gw ngirim imel tentang [filsafat] Islam ke milis alumni. Tetapi rupanya ada seorang kakak kelas yang tidak setuju. Alasan dia imel tersebut tidak ada hubungannya dengan alumni. Menurut dia, imel yang boleh dikirim adalah imel² tentang perkembangan masa kini tentang sekolah, penemuan² terbaru dalam bidang IpTek dll. pokoknya yang berbau² teknologi dan almamater gitu lah. Padahal sebelumnya tidak ada aturan seperti itu, dan dia juga bukan moderator milis tersebut... emang apa hak dia ngelarang gw ngirim imel kaya' gitu??? Lalu gw kasih alasan, "emang kalo imel 'say hello' itu ada hubungannya dengan almamater atau IpTek???" lalu, kenapa dia nggak ngelarang juga??? Eee... dianya malah nggak terima ):(

Belakangan akhirnya disetujui semacam peraturan tak tertulis bahwa berita apapun [termasuk filsafat Islam] boleh dikirim kalo emang sekiranya perlu diketahui orang banyak. Biar member pribadi nantinya yang akan menyaring. Toh kalo topiknya nggak menarik juga nggak bakal dibahas. Belakangan juga diketahui bahwa emang kakak kelas tersebut kurang begitu bisa menghargai perbedaan. Dan pernah suatu saat angkatan tua sedikit berang karena ditegur secara kasar oleh kakak kelas tadi hanya karena ngirim imel yang menurut dia... yaaah seperti yang telah gw ceritain di atas tadi.

Kembali ke kakak kelas yang menurut gw [maaf] berpikiran picik tadi, berhubung dia nggak terima karena merasa dia 'lebih senior' kali (?) dan berhak mengatur adik kelasnya :P~ maka dilakukanlah hal yang benar² di luar dugaan. Si brengsek itu [sekali lagi mohon maaf] ngebom imel korporat gw... gw yakin dia pake program bikinan orang lain [email bomber] dan bukan program bikinan dia sendiri [maklum lah, tong kosong nyaring bunyinya]. Tiga hari imel korporat gw gak bisa dibuka karena ukurannya membengkak. Untungnya di hari keempat ada kompie yang barusan upgrade RAM sehingga bisa gw pinjem dan gw bersihin imel gw. Waktu itu dia pake server mail-nya Angkatan Darat [mungkin dia pikir hebat bisa njebol server mail-nya AD **hueks... padahal tools buat nyari mail server yang bisa dipake juga bejibun :P~ wops, sorry... bahkan kebanyakan mail server bisa dipake untuk program email bomber].

Saat itu, terlintas di benak gw buat balas dendam. Akhirnya gw nyari program [maklum lamer yang novice banget :(] email bomber dan dapatlah "Raja Singa" [sekalian promosi lah hehehe....]. Tetapi setelah gw pikir², akhirnya niat buat balas dendam nggak jadi gw lakuin. Pikir gw, buat apa sih?

Pada saat ngebersihin imel itulah iseng² gw analisis [cieeeeh, gayanya udah kaya' orang pinter aje :">] salah satu imel yang gw terima. Sejurus kemudian [eits, emang latihan silat, pake jurus segala?] pandangan mata gw tertuju pada tulisan nobody@localhost..... Gw pikir² bagus juga nih nama buat alias gw kalo lagi masuk ke dunia hitam perkomputeran ^_^

Sejak saat itu, gw pake nama "Mr. Nobody" untuk urusan² tak resmi di dunia maya.

Ceritanya gw cukupkan sampe di sini. Semoga Anda puas membacanya hehehe....

Pengajian

Kemaren ikut pengajian yang hasilnya lebih kurang begini:

Kita semua punya kewajiban yang harus kita bayar. Dan di antara kewajiban² itu harus seimbang. Tidak boleh mengerjakan suatu kewajiban secara berlebihan sehingga mengabaikan kewajiban yang lain.

Kewajiban² tersebut antara lain:

1. Kewajiban kepada Tuhan berupa ibadah

2. Kewajiban kepada diri sendiri berupa menjaga diri agar tetap sehat

3. Kewajiban kepada anak, istri (jika sudah punya) berupa memberi nafkah lahir dan batin

4. Kewajiban kepada sesama berupa pelunasan utang, janji², dll

5. dll

***************************

Makanan apapun akan terasa enak, jika:

1. Perut kita lapar; dan

2. Badan kita sehat.

Orang² kaya tidak pernah benar² merasa lapar dan badan mereka juga tidak benar² sehat sehingga mereka sering kebingungan apabila ingin merasa enak dalam menyantap makanan. Jalan keluarnya adalah menyantap makanan berlemak dan berkolesterol yang seolah² makanan tersebut terasa enak (?)